detikcom
Jumat, 31/05/2013 18:22 WIB

2 Direktur PT ISN Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Rp 60 M

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Dua orang direktur di PT Industri Sandang Nusantara (PT ISN) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset Patal Bekasi tahun 2012. Atas perbuatan mereka negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 60 miliar.

"Menetapkan tiga orang menjadi tersangka dua diantaranya dari PT ISN yaitu: LP (Dirut PT ISN), Ir. WKB (Direktur Keuangan PT ISN) dan Efrizal,SE (Dirut PT Artha Bangun Pratama)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print- 71 s/d 73/F.2/Fd.1/05/2013,tgl 31 Mei 2013. Untung mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan telah ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup tentang terjadinya tindak pidana korupsi.

"Oleh sebab itu Kejagung RI meningkatkannya ke tahap penyidikan," sambung Setia di Kantor Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (31/5/2013).

"Diduga terjadi penjualan asset PT ISN di tahun 2012 berupa tanah Patal Bekasi seluas kurang lebih 160 Ha dengan harga Rp 160 M yang tidak sesuai dengan prosedur termasuk penggunaan dana penjualan Patal Bekasi. Sehingga untuk sementara dugaan kerugian negara ditaksir kurang lebih 60 M rupiah," paparnya lebih lanjut.

Untung menambahkan tim penyidik dalam kasus ini berjumlah tujuh orang dan diketuai oleh Andar Perdana. Selanjutnya tim akan menyusun rencana pelaksanaan penyidikan guna pengumpulan alat bukti atas dugaan tindak pidana korupsi di perusahaan BUMN itu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%