Kamis, 30/05/2013 02:46 WIB

Teman SMA: Lulus SMA Zainal Berubah 180 Derajat Lebih Baik

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Teman-teman SMA Zainal
Jakarta - Zainal Nur Rizki putra Wiranto yang meninggal di Afrika Selatan dikenal sebagai pribadi yang baik. Perilaku dan kebiasaan Zainal berubah 180 derajat setelah dia mulai mendalami agama pasca lulus dari SMA.

"Keadannya berubah 180 derajat, dulu SMA kan anak bandel, wajarlah anak SMA. Sekarang dia sudah jadi orang yang sempurna," ujar teman sebangku Zainal saat SMA, Bona setelah acara tahlilan di kediaman keluarga Wiranto di Jl Palem Kartika 21, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (29/05/2013).

Bona menambahkan dulu ketika masih sama-sama menempuh pendidikan di Lab School Rawamangun, dia dan teman-teman lain sering menginap di rumah Zainal. Hampir setiap malam minggu mereka menginap di rumah mewah milik keluarga Wiranto itu.

"Dulu kalau malam minggu kita sering nongkrong di Kemang. Kita juga sering liburan bareng," tambah Fajar yang juga teman baik Zainal sejak SMA.

Menurut pandangan teman-temannya, Zainal yang akrab dipanggil Inal adalah sosok yang sangat baik. Dia sangat rendah hati dan tidak pernah mebawa-bawa nama orang tuanya.

"Inal itu low profile, makan di kantin masih mau, makan di warteg juga masih mau," ungkap Reza yang menjadi tempat almarhum bercerita saat SMA.

Zainal Nur Rizki meninggal karena serangan demam tinggi. Anak bungsu Wiranto itu sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Agama Islam Darul Uloom Zakariyya. Jenazahnya langsung dimakamkan di di LENAsia, Johannesburg, Afrika Selatan.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%