Selasa, 28/05/2013 12:24 WIB

Ruhut: Terbukti PKS Tak Berani Keluar dari Koalisi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Ruhut Sitompul
Jakarta - Rapat Majelis Syuro memutuskan PKS tak jadi keluar dari koalisi. Politisi PD Ruhut Sitompul tak heran dengan keputusan ini, sesuai tebakannya PKS tak berani hengkang.

"Betul kan mereka tak berani keluar koalisi," kata Ruhut kepada detikcom, Selasa (28/5/2013).

PKS memang sudah kerap mengancam keluar koalisi. Namun setiap ancaman diserukan sejumlah elite DPP, akhirnya Majelis Syuro memutuskan sebaliknya.

"Jadi saya tidak khawatir dengan ancaman Fahri Hamzah karena nyatanya semua Majelis Syuro cuci tangan mengkambinghitamkan pendapat pribadi Fahri," katanya.

Ruhut sendiri yakin PKS akan tetap di koalisi sampai akhir masa jabatan tiga menterinya. Karena posisi PKS juga menurutnya masih disibukkan dengan kasus impor daging sapi yang menyeret eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Apapun sekarang PKS sedang galau berat karena urusan di KPK. Jadi kalau mereka keluar koalisi mereka rugi sendiri. Sumber dananya pening sendiri nanti dia," tandasnya.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(van/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%