Senin, 27/05/2013 08:01 WIB

Anggota DPRD DKI: Interpelasi KJS karena Ahok

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Sejumlah anggota DPRD DKI berencana mengajukan hak interpelasi kepada Pemprov DKI terkait pelaksanaan KJS. Setelah Gubernur DKI Jokowi, sasaran DPRD DKI kini Wagub Ahok. Anggota DPRD DKI Achmad Nawawi mengatakan, langkah ini diambil karena Ahok tetap bekerja sama dengan Askes dalam pelaksanaan kartu Jakarta sehat (KJS).

"Kenapa harus interpelasi? karena masing-masing pihak ngotot. Kalau masing-masing ngotot, Ahok memaksakan diri menggunakan Askes, ya sudah diperlukan langkah ini," ujar Nawawi saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/5/2013) malam.

Nawawi menilai bahwa dari sisi pencairan klaim yang sulit, membuat citra Askes di mata rumah sakit sudah ada penilaian tersendiri. Hal ini inilah yang kemudian menurutnya membuat rumah sakit pun tak maksimal melayani masyarakat.

"Mereka yang punya Askes, selalu disepelekan oleh rumah sakit. RS mengiyakan itu kok, walau mereka nggak bicara langsung," lanjutnya.

Untuk itu, Nawawi mengusulkan agar Pemprov DKI memilih menggunakan Jamkesda. Jika sistem Jamkesda dinilai tak memenuhi syarat, dia pun meminta perbaikan dilakukan di dalamnya.

"Saya menolak ide KJS dikerjasamakan dengan Askes. Kita harus bangun Jamkesda, SDM, basis IT, kita hitung anggaran berapa supaya RS tidak dirugikan," tegas politisi Demokrat yang telah menandatangani hak interpelasi ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%