Rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan gubernur Pilgub Bali digelar di kantor KPUD, Jl Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, pukul 10.00 WITA, Minggu (26/5/2013). Dua pasangan calon, yaitu duet PDIP AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan dan jago Partai Demokrat-Partai Golkar Made Mangku Pastika Sudikerta.
9 Kontainer itu diusung oleh para saksi dan satgas DPD PDIP Bali. Dengan membawa spanduk bertuliskan "Jangan Bohongi Rakyat, Mari Hitung Ulang Buka C1", massa long march dari kantor DPD PDIP Bali menuju kantor KPU Bali yang hanya berjarak 500 meter
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa PDIP bersikeras mengikuti rapat pleno dengan mengaku sebagai saksi yang sah. "Kami adalah saksi. Kami bukan siluman, bukan juga teroris," teriak massa.
Sekretaris PDIP Bali Nyoman Patra meminta KPUD Bali memberikan kesempatan massa mengikuti rapat pleno. "Kenapa kami dilarang masuk, kami tidak bertindak apa-apa. Izinkan kami masuk," tegasnya.
Setelah melakukan negosiasi, akhirnya 4 orang di antara massa diizinkan memasuki ruang pleno. Namun, 9 kontainer berisi berkas C1 tersebut tertahan di luar gerbang KPUD Bali.
(gds/trw)











































