detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 26/05/2013 05:55 WIB

2 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Sudirman dan Cilincing

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Dua orang tewas dalam dua kecelakaan dini hari tadi. Polisi masih menangani peristiwa kecelakaan motor dengan mobil ini.

Kecelakaan pertama yang melibatkan BMW B 2260 MR dan motor AD 5985 JY terjadi di Jakarta Pusat.

"Belum ada informasi, masih penanganan petugas" kata petugas jaga TMC Polda Metro, saat dikonfirmasi, Minggu (26/5/2013).

Waktu kecelakaan diperkirakan terjadi pada pukul 05.15 WIB. Lokasi di depan Plaza Asia Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Kecelakaan lainnya terjadi di Cilincing, Jakarta Utara. Korban meninggal bernama Rosmini (17) merupakan pengendara sepeda motor Honda B 6430 TQ.

Belum diketahui penyebab dari kedua kecelakaan lalu lintas tersebut. Saat ini petugas masih di lokasi untuk melakukan penanganan.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rna/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%