detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 24/05/2013 03:30 WIB

Minim Pendaftar Laki-laki, KPAI Perpanjang Lowongan Komisioner

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) resmi memperpanjang waktu pendaftaran calon komisioner. Hal tersebut dilakukan karena sejauh ini jumlah pendaftar laki-laki masih sangat minim.

"Salah satu syarat menjadi komisioner kan tidak boleh merokok, jadi mungkin itu alasan lebih banyak wanita yang mendaftar," kata Ketua Tim Seleksi Komisioner, Erna Sofwan, di kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2013).

Awalnya pendaftaran ditutup 18 Mei, namun kemudian diperpanjang hingga 29 Mei 2013 mendatang. Diharapkan perpanjangan waktu tersebut dapat menarik lebih banyak orang untuk mendaftar, terutama kaum laki-laki.

Erna menjelaskan, saat ini KPAI membutuhkan 9 komisioner baru. Komisioner baru itu nantinya akan bertugas untuk periode 2013 hingga 2016.

"Kriteria dan persyaratan calon komisioner bisa dilihat di website www.kpai.go.id," ujarnya. Komisioner KPAI yang saat ini masih bekerja akan habis masa tugasnya pada November 2013.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rna/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%