detikcom

Kamis, 23/05/2013 18:26 WIB

Ni Adek Vani Menjadi Lulusan Terbaik UN SMA 2013

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Provinsi Bali mendominasi daftar siswa-siswi SMA peraih nilai UN terbaik. Untuk tahun ini nilai UN tertinggi diraih oleh Ni Kadek Vani dari SMA Negeri 4 Denpasar.

"Kali ini siswa terbaik didominasi Bali. Diurutan pertama di tempati Ni Kadek Vani dari SMA Negeri 4 Denpasar dengan nilai rata-rata UN murni 9,87," ujar Mendikbud M Nuh dalam konperensi Pers di Kemendikbud, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2013).

Nuh mengatakan, ditempat kedua ada Aditya Agam Nugraha dari SMA Negeri 1 Surakarta dengan nila rata-rata UN 9,78. Ditempat ketiga ada Helena MarthafrisKa dari SMA swasta. Methodist 2 Medan dengan nilai rata-rata yang sama.

"Ditempat keempat dan kelima kembali ditempati pelajar dari SMA Negeri 4 Bali yaitu Made Hyang Wikananda dan Luh Putu Lindayani dengan nilai rata-rata 9,76," ujarnya.

Nuh mengatakan, siswa dari DKI Jakarta akhirnya masuk kedalam 12 siswa terbaik. DKI Jakarta masuk dan berada diurutan keenam atas nama Elva Vidya Dari SMK BKP Penabur 5 dengan rata-rata 9,75.

"Dari jumlahnya siswa terbaik didominasi perempuan. Karena hanya 2 laki-laki. Berarti perempuan banyak yang pintar," ujar nuh sambil diiringi tawa para wartawan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(spt/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%