detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB

Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Foto: Telegraph.
London - Sebuah tindakan pembunuhan keji di depan publik terjadi di London. Dua pria secara tiba-tiba menyerang dan menebas leher seorang pria lainnya di sebuah jalanan yang agak ramai di London.

Seperti dilansir Telegraph, Kamis (23/5/2013), seorang saksi menuturkan bahwa mereka melihat seorang pria mengenakan kaos bertuliskan 'Help for Heroes' diserang oleh dua lelaki yang menggunakan senjata tajam yang menyerupai parang. Kepala pria itu dipenggal oleh pelaku yang diduga sebagai teroris.

Sejumlah warga lainnya yang melintas di lokasi juga menyaksikan pelaku membunuh korban dengan memenggal kepalanya.

Seorang anggota parlemen setempat Nick Raynsford mengatakan dirinya telah diberitahu soal adanya insiden penyerangan terhadap seseorang tentara yang bertugas di Royal Artillery Barracks. Korban diserang saat hendak kembali ke baraknya. Lokasi penyerangan berada tidak jauh dari barak korban. Namun identitas korban belum diketahui.

Pihak rumah sakit menyebutkan korban tewas akibat serangan ada satu orang. Namun ada dua korban lainnya yang mengalami luka serius.

Sementara, BBC melaporkan kedua pelaku berteriak saat melakukan penyerangan terhadap korban. Salah seorang saksi, James, mengatakan, "Kami melihat dengan jelas dua pisau seperti pisau daging. Mereka mengacungkan pisau daging itu seperti Anda akan mencincang daging. Saya berpikir mereka akan mengambil organ korban,".

Sejumlah warga yang menjadi saksi mata bahkan sempat mengabadikan kejadian itu dengan kamera mereka. "Dua orang itu gila, mereka bukan manusia, mereka binatang. Mereka menyeret korban dari trotoar dan membuang mayatnya di tengah jalan," tutur James.

Tidak lama setelah kejadian itu, sekitar 20 menit kemudian polisi tiba di lokasi.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rmd/nvc)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close