Rabu, 22/05/2013 15:45 WIB

Presiden SBY Lantik KSAD Letjen TNI Moeldoko

Rivki - detikNews
Letjend Moeldoko.
Jakarta - Presiden SBY hari ini resmi melantik Letjen Moeldoko sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Berdasarkan Kepres No 24/TNI/2013, Moeldoko menggantikan KSAD terdahulu Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.

Upacara pelantikan dipimpin oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (22/5/2013). Turut Hadir Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kapolri Jenderal Timur Pradopo serta sejumlah jumlah petinggi TNI-Polri lainnya.

Di dalam sumpah jabatannya, Moeldoko berjanji melaksanakan tugasnya sebaik mungkin. "Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi sumpah prajurit," ujar Moeldoko saat disumpah jabatan oleh Presiden SBY.

Acara ini juga dihadiri menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Di antaranya adalah Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yosgiantoro, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menko Kesra Agung Laksono.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%