detikcom
Selasa, 21/05/2013 22:18 WIB

Ibunda Darin Bantah Anaknya Menikah Siri dengan LHI

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Ibunda Darin Mumtazah membantah anaknya telah dinikahi siri oleh Lutfhi Hasan Ishaaq (LHI). Umi panggilan untuk ibu Darin itu juga menepis tuduhan bahwa LHI sering ke rumahnya.

"Kalau berita emang gitu mbak jangan percaya. Enggaklah," ujar Umi di Jalan Bhineka Raya, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (21/5/2013).

Bahkan Umi membantah LHI sering bertandang ke rumahnya yang berada di kawasan Cawang, Jakarta Timur tersebut. "Siapa bilang?" kata Umi.

Umi ditemui oleh wartawan saat hendak melihat rumahnya di Jalan Bhineka Raya nomer 3 itu. Umi datang dengan menggunakan sepeda motor. Ia datang untuk memberi makan kucing yang berada di rumah kontrakannya.
Pantauan detikcom, Umi datang ke rumah kontrakannya sekitar pukul 21.10 WIB. Umi datang dengan seorang perempuan muda yang memboncengnya dengan sebuah sepeda motor.
"Mau kasih makan kucing ya Umi?" tanya wartawan.

"Tahu aja," jawab Umi. Saat ditanyakan di mana saat ini dirinya tinggal bersama Darin, Umi enggan menjawabnya.
Umi hanya berada di rumahnya sekitar 2 menit. Setelah itu, Ibunda Darin kemudian bergegas meninggalkan rumah kontrakannya setelah memberi makan kucingnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%