detikcom
Selasa, 21/05/2013 13:57 WIB

Updated

Rambut Dibiarkan Terurai, Darin Sering Bawa Mobil

Salmah Muslimah - detikNews
Darin Mumtazah (twitter)
Jakarta - Darin Mumtazah, seorang pelajar SMK yang jadi saksi kasus pencucian uang mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, dikenal sebagai pribadi yang mandiri. Bila bepergian, dia jarang disopiri. Dia sering membawa mobil Nissan Livina, ayahnya Ziad yang menyopiri. Kadang Darin berjilbab, kadang dia membiarkan rambutnya terurai.

"Darin kalau ke sekolah bawa mobil, pakai Livina. Dia pakai seragam putih abu-abu, kadang pakai batik biru," terang tetangga Darin, Emmy saat ditemui detikcom, Selasa (21/5/2013).

Menurut Emmy, kalau pergi ke sekolah, dia lebih sering mengenakan jilbab. Tapi, kalau bepergian bersama-sama temannya, dia tidak mengenakan jilbab. "Rambutnya ikal sebahu, kulitnya putih," terang Emmy. (Berita ini meralat tulisan sebelumnya bahwa Darin membiarkan rambutnya terurai saat pergi ke sekolah dan juga Darin menyopir sendiri-Red).

Menurut Emmy, Darin saat ini duduk di kelas 3 SMK. Beberapa waktu lalu baru saja mengikuti ujian nasional (UN). "Dia jarang negur sapa juga. Ibunya sama pembantunya saja yang sering ngobrol," terang Emmy yang berjualan gado-gado di seberang rumah Darin.

Emmy menjelaskan, Darin dan keluarganya sudah 8 bulan tinggal di rumah 3 lantai dengan pagar biru dan cat cokelat itu. Rumah itu dikontrak selama 2 tahun seharga Rp 175 juta. "Itu kata Ibu Butet yang menyewakan rumah itu," terang Emmy. Emmy mengenal ibunda Darin, yang kerap disapa ummi. Ibunda Darin merupakan perempuan keturunan Arab-Cirebon yang sehari-hari mengenakan jilbab. "Kalau Darin sih gak pakai jilbab," kata Emmy.

Kepada detikcom, Emmy juga mengungkapkan bahwa Luthfi kerap bertandang ke rumah keluarga Darin. Luthfi sering datang sore hari, pulang pagi hari. Biasanya, Luthfi datang menggunakan mobil besar warna hitam dengan didampingi pengawal berbaju safari.

Ketua RT, Deddy, membenarkan Darin dan keluarganya memang tinggal di rumah tersebut. Yang dia tahu ayahnya bernama Ziad asal Jakarta, sedang ibunya sering dipanggil Ummi atau Ibu Ziad.

"Pak Ziad datang awal bulan bayar uang keamanan dan kebersihan. Nggak ngobrol banyak," terang Deddy yang mengaku dititipi KPK surat panggilan.

Saat detikcom menyambangi, rumah keluarga Darin tampak sepi. Tidak ada mobil Nissan Livina yang terparkir. Menurut tetangga, sudah sebulan terakhir, Darin dan keluarganya sudah jarang terlihat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%