Senin, 20/05/2013 21:34 WIB

Pelaku yang Diduga Potong Alat Kelamin Abdul Muhyi Seorang Perempuan

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pihak Kepolisian Polda Metro Jaya menangkap pelaku yang diduga kuat memotong alat kelamin Abdul Muhyi (21). Pelaku diketahui adalah seorang perempuan berusia 22 tahun.

"Sudah diamankan pelaku yang diduga melakukan pemotongan alat kelamin atas korban Abdul Muhyi. Pelakunya perempuan inisal NN umur 22 tahun," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Rikwanto melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (20/5/2013).

Rikwanto mengatakan, saat ini pelaku yang diduga kuat sebagai pelaku tersebut sudah dibawa ke Polsek Pamulang, Tangerang Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Belum diketahui motif dan hubungan antara NN dengan Abdul Muhyi.

"Dia diamankan di rumahnya pukul 14.00 WIB, dan langsung dibawa ke Polsek Pamulang. Tapi ini masih dalam pemeriksaan," kata Rikwanto.

Seperti diketahui, peristiwa pemotongan kelamin ini terjadi pada Selasa (14/3). Saat itu RSUD Pamulang mengontak kepolisian karena ada pria yang kelaminnya terpotong. Informasi awal yang didapat kejadian ini terjadi pukul 05.00 WIB di lahan kosong di Jl Surya Kencana, Pamulang, Tangerang Selatan.

Pihak keluarga marah dengan peristiwa ini. Ibunda Abdul bahkan berharap agar pelaku dihukum berat, bahkan harus dipotong juga kelaminnya.

Kini, Abdul harus buang air kecil menggunakan selang. Alat reproduksinya pun masih mengalami gangguan.





Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(jor/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%