detikcom
Senin, 20/05/2013 18:28 WIB

Chili Diguncang Gempa 6,8 SR

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Santiago - Gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Chili, yang berada di kawasan Amerika Selatan. Belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa ini.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) seperti dilansir AFP, Senin (20/5/2013) mencatat, gempa ini terjadi pukul 09.49 GMT. Pusat gempa berada di lokasi sekitar 1.538 km sebelah barat daya ibukota Santiago.

USGS mencatat, gempa ini berpusat di kedalaman 10 km dari permukaan air laut. Namun demikian, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang ada di Hawaii menyatakan, data yang ada tidak menunjukkan adanya tsunami yang merusak dan mengancam wilayah pusat gempa. Namun merujuk pada kuatnya kekuatan gempa tersebut, dimungkinkan adanya tsunami lokal.

Secara geologis, Chili terletak di 'Ring of Fire' yang ada di Samudera Pasifik sehingga rawan akan aktivitas kegempaan. Pada Februari 2010 lalu, gempa dahsyat dengan kekuatan 8,8 SR mengguncang Maule, Chili dan memicu tsunami. Bencana alam ini menewaskan lebih dari 500 orang dan menimbulkan kerugian sebesar US$ 30 miliar.

Sejak saat itu, munculnya gempa membuat waspada pemerintah setempat. Pada Mei 2012 lalu, lebih dari setengah juta warga Chili ikut serta dalam latihan evakuasi gempa dan tsunami sebagai salah satu langkah antisipasi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%