detikcom
Senin, 20/05/2013 08:33 WIB

Pengacara Akan Tanya Luthfi di Guntur Soal Arti Fushtun dan Jawi Syarkiyah

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Istilah 'Fushtun' dan 'Jawi Syarkiyah' mencuat dalam percakapan Luthfi Hasan dan Fathanah. Entah apa maksud dua kode itu, Hanya mereka berdua yang tahu. Tapi, agar tak timbul fitnah, apalagi banyak yang menyebut kode itu berkaitan dengan perempuan, pengacara Luthfi M Assegaf akan mengkonfirmasi ke Luthfi.

"Kita juga nggak tahu artinya," jelas Assegaf saat dikonfirmasi detikcom, Senin (20/5/2013).

Assefag menjelaskan, pembicaraan kedua orang itu sebagai teman dekat. Keduanya pernah kuliah bersama di Saudi Arabia, tentu perbincangan dengan kalimat yang akrab.

"Saya nggak tahu makna artinya. Nanti akan saya tanyakan ke Luthfi. Hari ini saya mau kesana (Guntur-red)," ujar Assefag.

Lebih lanjut dia mempersoalkan pemutaran dan penayangan rekaman di Pengadilan Tipikor. Menurut dia, terlalu berlebihan karena saat itu yang menjadi terdakwa Juard Effendi dari pihak Indoguna.

"Mengapa yang diputar rekaman Luthfi dan Fathanah. Mestinya kan nanti saja kalau yang jadi terdakwa Luthfi atau Fathanah," tuturnya.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%