detikcom
Senin, 20/05/2013 03:42 WIB

Ini Pengakuan Komandan Milisi yang Memakan Jantung Tentara Suriah

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Damaskus - Khalid al Hamad atau dikenal dengan sebutan Abu Sakkar, pendiri sekaligus komandan kelompok militan Farouq Brigade, membuat terkejut dunia. Sakkar memakan jantung tentara Suriah, aksi yang dinilai kejam itu terekam dan tersebar melalui Youtube dan dikecam berbagai kalangan. Apa motif Sakkar melakukan hal tersebut?

Dalam wawancara Abu Sakkar bersama telegraph dan dilansir di dalam www.telegraph.co.uk, dia menjelaskan motivasi Sakkar melakukan tindakan yang dikecam berbagai kalangan tersebut, Minggu (19/5/20130.

"Kami menemukan telepon seluler yang berisi video yang menggambarkan pembunuhan terhadap anak-anak, pemerkosaan terhadap kaun perempuan, dan beberapa tubuh yang dibakar, tidak bisa dilupakan dan menyiksa," kata Sakkar yang mengenakan jaket loreng dengan senjata yang dicangkongnya.

Sakkar yang penuh tatapan tajam itu dalam wawancaranya memperingatkan, apabila pertumpahan darah di Suriah terus berlanjut, maka orang-orang di Suriah akan menjadi seprti dirinya.

"Dunia harus tahu, apabila pertumpahan darah tidak dapat dihentikan maka seluruh warga Suriah akan seperti saya," tegasnya.

Saat disinggung dirinya menyesal atas perbuatannya tersebut, Sakkar tidak menjawab tegas. Dia hanya mengatakan bila dirinya siap membuktikan aksi kejahatan yang dilakukan rezim berkuasa Bashar al-Assad.

"Saya adalah bagian dari warga Suriah dan warga Suriah merupakan bagian dari dunia. Dan saya siap akuntabel dalam pembuktian kejahatan BAshar al-Assad terhadap kaun perempuan dan anak-anak yang tercatat," ujarnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%