detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 17/05/2013 05:43 WIB

Tolong! Balita di Depok Menderita Kanker Mata dan Butuh Biaya Operasi

Ahmad Toriq - detikNews
Ananda Nafisah Putri (Foto: Portalinfaq)
Jakarta - Ananda Nafisah Dafa Putri, balita berusia 4 tahun itu tak bisa menikmati keceriaan seperti anak seumurannya. Penyebabnya tak lain karena kanker yang membuat mata kirinya membesar hingga hampir menutupi separuh wajah.

Anak kuli bangunan ini mengidap kanker mata sejak delapan bulan lalu. Ananda saat itu merasa matanya hanya perih. Namun karena pengetahuan dan penghasilan orang tuanya yang terbatas, Ananda hanya diobati dengan obat tetes mata yang dibeli dari warung.

"Orang tua Ananda penghasilannya hanya cukup untuk makan, hanya memberikan obat tetes yang dibeli di warung untuk mengobati anaknya," kata Slamet Widodo, Marketing Manager Yayasan Portalinfaq yang membantu pengobatan Ananda, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (17/5/2013).

Tiga bulan kemudian, mata Ananda mulai membengkak sehingga keluar dari kelopak matanya. Dokter Puskesmas yang memeriksa mata Ananda mengatakan bahwa Ananda menderita kanker mata dan harus diobati di rumah sakit besar.

Kondisi Ananda membuat kedua orang tuanya panik. Penghasilan mereka tak cukup untuk mengobati bocah malang itu.

"Ayah Ananda Nafisah sangat bingung sekali dengan kondisi saat ini, karena keluarganya baru saja beberapa bulan ini numpang ke rumah mandornya," tutur Slamet.

Keluarga Ananda Nafisah saat ini sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. Saat ini mereka tinggal di RT2 RW2, Tapos, Cilangkap, Depok.

Bagi anda yang tergerak hatinya untuk membantu Ananda bisa menghubungi Yayasan Portalinfaq ke (021) 72786073 atau ke 081806168545 dan 081213400864 untuk mendapat keterangan mengenai kondisi Ananda.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(trq/vid)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close