Detik.com News
Detik.com

Jumat, 17/05/2013 01:30 WIB

Korban Banjir di Kukar yang Alami ISPA Enggan Berobat

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Samarinda - Sudah sebulan lebih banjir hingga 3 meter merendam ribuan rumah di Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Warga yang menjadi korban banjir ditengarai mengalami gangguan pernapasan dan menolak berobat.


Keterangan diperoleh dari Puskesmas Muara Kaman, Kamis (16/5/2013), sebelum banjir terjadi rata-rata di atas 10 orang setiap hari mengeluhkan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), seperti batuk, influenza, serta penyakit gatal-gatal. Namun saat banjir ini, kunjungan ke Puskesmas justru menurun.


"Menurun. Kemungkinan karena akses jalan rumah warga terendam banjir jadi tidak berkunjung ke Puskesmas. Tapi yang mengeluhkan itu belum bisa dipastikan," kata Kepala Puskesmas Muara Kaman Iswadi.


Iswadi menerangkan, bangunan Puskesmas yang dipimpinnya ikut terendam banjir. Meski begitu, pelayanan rawat jalan tetap berjalan seperti biasanya.


"Sejauh ini, aktivitas Puskesmas Muara Kaman khususnya untuk rawat jalan tetap berjalan seperti biasa, meski banjir setinggi mata kaki. Memang Puskesmas berada agak tinggi," ujar Iswadi.


"Untuk rawat inap sementara tidak bisa dilayani karena peralatan disimpan, khawatir terendam. Kalau ada yang rawat inap, terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit di Tenggarong," tambah Iswadi.


Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Darmansyah menyebutkan, hingga pukul 16.00 WITA sore tadi, ketinggian air di Kecamatan Muara Kaman dan Kecamatan Sebulu, bertahan pada kisaran ketinggian rata-rata 2 meter.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
96%
Kontra
4%