Rabu, 15/05/2013 18:05 WIB

Kisah Reza Si Jokowi 'KW'

Reza 'Jokowi' Dipanggil Jokowow, Jadi Seleb Foto Saat Weekend

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Reza 'Jokowi' Srimulyadi (Bagus Prihantoro/detikcom)
Jakarta - Reza 'Jokowi' Srimulyadi, kuli bangunan yang menjadi bintang iklan karena kemiripannya dengan Gubernur DKI Jakarta Jokowi, selain dipanggil Doyok saat berkumis, juga dipanggil Jokowow. Reza suka menjadi sasaran foto-foto di Taman Situ Lembang.

Hal ini dikatakan Mirah (40), pedagang soto betawi di Stasiun Cikini yang mengajak anak-anaknya bermain di Taman Situ Lembang hampir tiap sore. Saking seringnya ke taman, Reza yang proyek renovasi rumahnya berada tepat di taman itu juga suka melepas penat di taman itu.

Mirah mengenal Reza sejak bekerja di proyek renovasi rumah itu menyadari wajah Reza mirip Jokowi saat musim Pilkada DKI tahun 2012 lalu.

"Pas Jokowi naik ya. Saya panggil aja, Jokowow, Jokowow," ujar Mirah ketika ditemui detikcom di Taman Situ Lembang, Menteng, Rabu (15/5/2013).

Bahkan, karena kemiripannya dengan Jokowi, Reza suka jadi seleb foto dadakan saat akhir pekan di taman itu.

"Kalau Sabtu-Minggu banyak yang minta foto sama dia, tapi saya becandain aja, 'Pak Doyok berapa sekali foto?'. Dia ketawa-ketawa aja," tutur Mirah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%