Rabu, 15/05/2013 00:36 WIB

KPU DIY: Tak Penuhi Syarat, Satu Calon Anggota DPD RI Gugur

Yogyakarta - Hingga hari terakhir masa perbaikan, total sebanyak 15 calon anggota DPD RI asal DIY yang menyerahkan berkas perbaikan pendaftaran sebagai calon anggota DPD RI. Sebelumnya terdapat 16 orang yang mendaftar, namun hingga terakhir satu orang tidak mengembalikan berkas perbaikan. Sehingga KPU DIY menyatakan calon tersebut gugur.

Ketua KPU DIY, Ani Rohyati mengatakan KPU DIY telah menunggu hingga pukul 16.00 WIB tetapi yang bersangkutan tidak juga mengembalikan berkas perbaikan pendaftaran. Calon tersebut atas nama Sunu Edi Wibowo yang harus memperbaiki jumlah dukungan yang ditetapkan oleh KPU.

"Yang bersangkutan pada hari terkahir sebenarnya sudah datang ke KPU, tetapi dia tidak mengembalikan berkas perbaikannya," kata Any di KPU DIY, Selasa(14/5/2013).

Sementara itu, Sunu Edi Wibowo mengatakan tidak mengembalikan berkas perbaikan karena memang tidak memenuhi syarat dari jumlah dukungan. Dukungan harusnya diperoleh minimal dari 3 kabupaten, tetapi tidak bisa dipenuhinya.

"Kalau tetap maju sama saja tidak lolos, jadi mundur. Saya legowo, ikhlas dengan aturan itu," kata Sunu saat dihubungi.

KPU DIY telah menerima pendafataran sebanyak 15 orang calon anggota DPD RI. Empat orang diantaranya merupakan incumbent yakni, GKR Hemas, Afnan Hadikusumo, Hafidh Asrom, dan Cholid Mahmud. Sementara 11 orang lainya merupakan wajah baru diantaranya seperti Ismarindayani Priyanti, istri Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%