Detik.com News
Detik.com
Senin, 13/05/2013 02:01 WIB

Meski Diterpa Dugaan Korupsi Daging, PKS Tetap Target 3 Besar di 2014

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Kasus dugaan korupsi impor daging yang menjerat Luthfi Hasan Ishaq mau tidak mau berimbas pada elektabilitas PKS. Walaupun diprediksi elektabilitas PKS menurun drastis, tapi mereka tetap menargetkan masuk 3 besar.

"Seluruh calon anggota Dewan dari PKS pusat sampai daerah diminta bekerja secara optimal dan sportif dan kompak dalam merealisasikan target partai yakni 3 besar," ungkap Sekjen PKS Taufik Ridho di kantor DPP PKS, Minggu (12/5/2013) malam.

Pertemuan majelis syuro yang berjalan tertutup di kantor PKS, Jl. TB. Simatupang, Jakarta Selatan itu berlangsung dua hari. Salah satu kesimpulan penting yang dihasilkan adalah realisasi target 3 besar di pemilu 2014.

"Kami instruksikan pada seluruh pejabat publik dan pimpinan partai agar mendekatkan diri kepada Allah dan menguatkan silaturahmi dengan sesama bangsa," tambah Ridho yang menggantikan Anis Matta sebagai sekjen PKS ini.

Kasus yang menjerat Luthfi Hasan memberikan efek yang sangat besar bagi PKS. Saat ini konsolidasi tetap dilakukan partai dengan prinsip dakwah ini guna mengejar target masuk 3 besar di 2014.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%