Detik.com News
Detik.com
Minggu, 12/05/2013 17:43 WIB

Tangis Siswa SMP Penemu Sepatu Anti Pelecehan Seksual di Malaysia

Prins David Saut - detikNews
Tangis Siswa SMP Penemu Sepatu Anti Pelecehan Seksual di Malaysia Hibar (Foto: David/detikcom)
Jakarta - Siswa SMPN 1 Bogor Hibar Syahrul Gafur mendapatkan medali emas karena menemukan sepatu anti-pelecehan seksual di Malaysia. Namun ia sempat menangis ketika seorang pengunjung mengkritik pedas temuannya.

"Nah yang kritik itu bilang ke saya, 'ini apaan?' Saya kan masih SMP, baru belajar rangkaian ini. Dia tanya teori fisika universitas, saya kan nggak bisa jawab," ujar Hibar di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (12/5/2013).

Pengkritik yang sudah paruh baya itu adalah pengunjung acara International Exhibition of Young Inventors (IEYI), tempat Hibar meraih medali emas. Hibar pun tampak masih geram dengan bapak-bapak yang mengkritiknya.

"Dia nggak tahu saya SMP. Dia mikirnya saya menguasai materi semuanya. Saya kesal sama dia, terus saya menangis," ujar bocah berusia 14 tahun tersebut.

Namun air mata Hibar tidak menetes lama. Rekan-rekannya yang juga berasal dari Indonesia menyemangati dirinya. Ia juga enggan menanggapi lebih jauh komentar pria yang sempat ia foto tersebut.

"Saya diam saja," ujar anak dari seorang prajurit TNI tersebut.

Terbukti, temuan Hibar mencuri perhatian pengunjung dan ide orisinilnya membuat dirinya mendapatkan medali emas, mengalahkan 13 negara lainnya yang turut ikut dalam ajang penemu cilik ini. Medali emas yang ia menangkan masuk dalam kategori Safety and Health.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vid/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%