Detik.com News
Detik.com
Minggu, 12/05/2013 10:42 WIB

Peringati Hari Waisak, 37 Biksu Keliling Kota Tua Kumpulkan Derma

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Peringati Hari Waisak, 37 Biksu Keliling Kota Tua Kumpulkan Derma Biksu mengumpulkan derma. (Bagus/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 37 Biksu memperingati hari Waisak dengan berkeliling kota Tua, Jakarta Barat. Mereka berkeliling untuk mengumpulkan derma dari masyarakat.

Peringatan tersebut digelar di Taman Museum Fatahillah, Jakarta Barat, Minggu (12/5/2013). Acara bertema 'Keteladanan Dasar Kemuliaan' ini digelar oleh perkumpulan Biksu Sangha Hatheravada. Acara dibuka Menakertrans yang juga Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.

Sekretaris panitia, Wawa mengatakan para biksu berjubah coklat tersebut akan berkeliling di sekitar kawasan Kota Tua dan Olimo untuk mengumpulkan derma dari masyarakat. Para biksu tersebut berasal dari beberapa wilayah di Indonesia. Derma yang diberikan tidak hanya dalam bentuk uang, tapi juga bisa makanan.

"Derma yang dikumpulkan lalu akan didermakan lagi kepada umat. Nanti kalau ketemu pemulung, tukang bersih-bersih jalan, manusia gerobak atau lainnya, itu nanti kita kasihkan derma. Umat yang kita dermakan bukan hanya Buddha saja, tapi umat lain seperti yang muslim juga bisa kalau mau ikut bantu," tutur Wawa.

Pengumpulan derma berlangsung sejak pukul 06.30 WIB tadi, tidak lama setelah pembukaan, hingga sekitar pukul 10.15 WIB. Barang-barang derma kemudian dikumpulkan untuk dihitung dan dipilah.

Selain ke 37 biksu tersebut, sekitar 100 umat Budha lainnya juga ikut serta dalam peringatan Hari Waisak ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%