detikcom
Sabtu, 11/05/2013 22:03 WIB

Klewang Punya Jaringan Geng Motor Sampai ke Pelajar

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Klewang (57), selain menjadi raja geng motor juga dikenal sebagai dewan penasehat. Dia punya jaringan geng motor sampai ke tingkat pelajar.

"Para pelajar ini akan segera kita ciduk ke sekolahnya. Mereka selama ini sudah kita bina melalui sekolahnya agar tidak terlibat jaringan geng motor. Tapi ternyata mereka masih ikut andil dalam kelompok geng motor Klewang," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar kepada detikcom, Sabtu (11/5/2013) di Pekanbaru.

Menurut Adang, jaringan Klewang ini cukup luas. Dia sebagai dewan pembina membawahi sejumlah geng motor yang ada di Pekanbaru. Terlebih, Klewang awalnya anggota geng motor XTC di Bandung.

"Dia dikenal sebagai utusan geng motor Bandung yakni XTC. Dia mengaku punya ilmu tahan bacok. Ini yang membuat dia dijuluki raja di kalangan geng motor," kata Adang.

Dengan tertangkapnya Klewang cs, kata Adang, diketahui ternyata sejumlah pelajar terlibat di dalam aksi kriminalnya. Padahal pelajar itu pernah diamankan namun dikembalikan ke orangtuanya untuk dibina.

"Sekarang tidak ada ampun lagi buat mereka. Biar pelajar, mereka akan kita ciduk. Tidak perduli dengan statusnya sebagai pelajar. Karena sebelumnya sudah ada perjanjian tertulis mereka tidak akan ikut dalam kelompok geng motor manapun," kata Adang.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
65%
Kontra
35%