Kamis, 09/05/2013 16:39 WIB

KPK Panggil Hilmi Aminuddin Sebagai Pribadi, Tak Terkait PKS

Rina Atriana - detikNews
Hilmi Aminuddin
Jakarta - KPK telah melayangkan surat panggilan kepada Hilmi Aminuddin untuk menjadi saksi dalam kasus impor daging. KPK menyatakan, Hilmi dipanggil sebagai pribadi, bukan karena kapasitas dia sebagai pengusaha atau pengurus partai.

"Kita tidak pernah ada kaitannya dengan parpol. (Dipanggil) sebagai pribadinya ustad Hilmi. Bukan sebagai ketua majelis syuro," kata Abraham, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2013).

Abraham mengatakan, setiap orang bisa saja dipanggil KPK untuk menjadi saksi dalam suatu kasus. KPK memanggil saksi karena dia diduga terkait, bukan karena latar belakang saksi tersebut.

"Kan begini, seseorang jadi tersangka, saya temukan ada kaitannya dengan kamu. Kan pasti panggil kamu. Saya nggak mau tahu dia pengusaha atau apa," ujar Abraham.

Namun Abraham tak menjelaskan lebih jauh apa hubungan Hilmi dengan kasus dugaan suap impor daging maupun tersangka pencucian uang.

"Ya hubungan itulah, bisa pertemanan, bisa bisnis. Kan sama hal dengan begini, saat AF (Ahmad Fathanah) kasih duit ke perempuan, kan kapasitasnya sebagai pribadi," ungkapnya.

Juru bicara Johan Budi pada Selasa (7/5) pernah mengatakan, Hilmi dipanggil untuk menjadi saksi Luthfi Hasan. Rencananya, Hilmi akan dimintai keterangan penyidik pada Jumat pekan ini.

"Saat ke DPP PKS, penyidik juga menyampaikan surat panggilan kepada Hilmi Aminuddin sebagai saksi terkiat LHI," ujar Johan.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%