detikcom
Kamis, 09/05/2013 16:24 WIB

CFC di Palembang Square Terbakar, 4 Karyawan Terluka

Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Kebakaran melanda sebuah gerai makanan cepat saji, CFC di Palembang Square, Palembang. Kebakaran yang disebabkan ledakan tabung gas ini mengakibatkan 4 karyawan mengalami luka bakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, di CFC Palembang Square, Jalan Angkatan 45, Palembang. Api berasal dari ledakan tabung gas yang berada di dalam dapur CFC. Saat kejadian, Palembang Square tengah ramai oleh pengunjung.

Suara ledakan yang terdengar keras dari ledakan tabung gas, sempat mengejutkan pengunjung sehingga mereka langsung berhamburan ke luar. Namun tak lama dua mobil pemadam kebakaran langsung terjun ke lokasi untuk memadamkan si jago merah.

4 Orang karyawan CFC yang tengah bertugas, mengalamai luka bakar dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Yaitu rumah sakit Siloam dan Rumah Sakit Umum Muhammad Husin. Kejadian itu bahkan membuat Wali Kota Palembang turun langsung meninjau lokasi.

"Ledakan itu memang salah pihak CFC karena tabung gas diletakkan di ruang tertutup. Seharusnya tabung gas itu tidak berada di ruang tertutup harus di ruang terbuka," kata Wali Kota Palembang Eddy Santana di lokasi.

Pihaknya berjanji akan menegur pihak CFC dan pengelola Palembang Square akibat kejadian yang membuat pengunjung panik itu. "Kita akan menegur pihak CFC dan pengelola Palembang Square demi keselamatan pengunjung," lanjutnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian atau pukul 15.30 WIB. Saat ini Jalan Angkatan 45 untuk sementara ditutup, lalu lintas di sekitar Palembang Square tampak macet.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
56%
Kontra
44%