detikcom
Kamis, 09/05/2013 11:29 WIB

4 Terduga Teroris di Kebumen Ditangkap Hidup, 3 Tewas

Salmah Muslimah - detikNews
ilustrasi,
Jakarta - Tim Densus 88/anti teror berhasil melumpuhkan 7 terduga teroris di Kebumen, Jawa Tengah. 4 terduga teroris ditangkap hidup-hidup, sementara 3 tewas.

"Di Kebumen, 4 hidup, 3 meninggal dunia," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, kepada detikcom, Kamis (9/5/2013).

Sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi masih ada seorang terduga teroris yang bertahan. Tim Densus 88 masih terus melakukan penyisiran di lokasi penggerebekan.

Kemarin, tim Densus 88 melakukan penggerebekan rumah terduga teroris di Bandung, Jawa Barat. Dalam penggerebekan yang berlangsung lebih dari 7 jam itu, polisi berhasil melumpuhkan 4 terduga teroris. Seorang di antaranya berhasil ditangkap. Sementara 3 lainnya tewas.

Selain di Bandung dan Kebumen, dalam waktu bersamaan tim Densus juga melakukan penyergapan serupa di Kendal dan Batang. Dari wilayah-wilayah itu, polisi menangkap 7 terduga teroris dan 4 lainnya tewas.

Korban tewas yang dikirim ke RS Polri adalah Budi Syarif alias Angga, Sarene, dan Jonet. Sementara seorang lagi yang tewas bernama Abu Roban alias Bambang alias Untung dibawa ke RS Bhayangkara, Semarang.

Penggerebekan teroris di Bandung dan Jateng diduga terkait dengan kasus terorisme yang terungkap sebelumnya di Poso, Makassar, Tambora, Depok, dan Bangka Jakarta Selatan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%