detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 08/05/2013 16:20 WIB

Menembus Lokasi Baku Tembak Polisi vs Teroris di Bandung

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rumah teroris (cat merah). Foto: Tya/detikcom
Bandung - Polisi terlibat baku tembak dengan teroris di RT2/RW8 Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Marga Asih, Kabupaten Bandung, Rabu (8/5/2013). Lokasi baku tembak berada di permukiman padat penduduk.

Empat teroris mengontrak rumah milik warga lokal bernama Anda Suhanda. Rumah kontrakan tiga pintu milik Anda berada di tengah-tengah permukiman warga.

Untuk mencapai lokasi baku tembak, reporter detikcom mengambil rute Jalan Cigondewah Hilir. Perjalanan berlanjut melalui gang dekat pematang sawah. Selama perjalanan suara tembakan sahut-menyahut sudah mulai terdengar dengan jelas.

Menyusuri gang mengikuti sumber suara letusan senjata, kemudian sampailah pada gang yang terdapat police line. Dari situ suara desing peluru makin keras terdengar. Polisi juga banyak lalu lalang di dekat gang tersebut.

Polisi melarang siapa pun untuk melintas. Setelah bertanya kepada warga sekitar, gang itu merupakan akses jalan untuk menuju kontrakan Anda Suhanda, lokasi baku tembak.

Ada tiga mobil barracuda di dekat gang. Selain itu terdapat satu mobil ambulance. Wakapolri Komjen Nanan Sukarna dan pejabat polisi Jawa Barat baru saja melalui gang itu untuk menuju lokasi baku tembak.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%