detikcom
Rabu, 08/05/2013 16:20 WIB

Menembus Lokasi Baku Tembak Polisi vs Teroris di Bandung

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rumah teroris (cat merah). Foto: Tya/detikcom
Bandung - Polisi terlibat baku tembak dengan teroris di RT2/RW8 Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Marga Asih, Kabupaten Bandung, Rabu (8/5/2013). Lokasi baku tembak berada di permukiman padat penduduk.

Empat teroris mengontrak rumah milik warga lokal bernama Anda Suhanda. Rumah kontrakan tiga pintu milik Anda berada di tengah-tengah permukiman warga.

Untuk mencapai lokasi baku tembak, reporter detikcom mengambil rute Jalan Cigondewah Hilir. Perjalanan berlanjut melalui gang dekat pematang sawah. Selama perjalanan suara tembakan sahut-menyahut sudah mulai terdengar dengan jelas.

Menyusuri gang mengikuti sumber suara letusan senjata, kemudian sampailah pada gang yang terdapat police line. Dari situ suara desing peluru makin keras terdengar. Polisi juga banyak lalu lalang di dekat gang tersebut.

Polisi melarang siapa pun untuk melintas. Setelah bertanya kepada warga sekitar, gang itu merupakan akses jalan untuk menuju kontrakan Anda Suhanda, lokasi baku tembak.

Ada tiga mobil barracuda di dekat gang. Selain itu terdapat satu mobil ambulance. Wakapolri Komjen Nanan Sukarna dan pejabat polisi Jawa Barat baru saja melalui gang itu untuk menuju lokasi baku tembak.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(trq/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%