Rabu, 08/05/2013 00:21 WIB

2 Pelajar Tenggelam Saat Arung Jeram di Magelang, 1 Tewas

Tri Joko Purnomo - detikNews
Boyolali - Arung jeram di Sungai Elo Magelang menelan korban jiwa. Dua pelajar tenggelam. Satu di antaranya ditemukan tewas dan satu lainnya masih dicari.

Rombongan arung jeram SMA Islam Terpadu Boyolali baru tahu ada korban tenggelam setelah mencapai finish, Selasa (7/5/2013) sore. Saat para peserta arung jeram menunggu antrean mandi, dua pelajar, Abit dan Rais, terseret arus. Indra Maulana (16) dan Irvan Wahid (17) serta teman-temannya berusaha menolong.

Abit dan Rais akhirnya bisa diselamatkan. Namun nahas bagi Indra dan Irvan. Dua kakak kelas Abit dan Rais ini malah terseret arus dan tenggelam.

Tim SAR dan polisi dikerahkan. Indra ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada jarak 300 meter dari lokasi awal. Sedangkan Irvan tak kunjung ditemukan.

Usai dievakuasi, jenazah Indra dibawa ke RSUD Muntilan, Magelang. Teman-teman dan keluarga berdatangan. Mereka tak kuasa menahan isak tangis.

Guru SMA Islam Terpadu Al Hikmah, Giri, menyatakan kedua korban hendak menolong adik kelasnya. "Arusnya deras. Mereka terbawa (arus)," katanya di RSUD Muntilan.

Hingga malam ini, Irvan belum ditemukan. Kondisi arus yang deras dan gelap menyulitkan tim SAR dan polisi mengidentifikasi posisi pelajar kelas 11 tersebut.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mok/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%