detikcom

Selasa, 07/05/2013 18:40 WIB

Tri Kurnia, Penyanyi Dangdut Sekaligus Sahabat Istri Muda Fathanah

Rachmadin Ismail - detikNews
Septi, Istri Muda Fathanah (Trans7)
Jakarta - Ada seorang perempuan lagi yang diduga terkait dengan tersangka kasus pencucian uang dan suap izin impor sapi, Ahmad Fathanah. Perempuan itu bernama Tri Kurnia Puspita. Siapa dia? Dia ternyata penyanyi dangdut yang juga sahabat istri ketiganya, Septi Sanustika.

Nama Tri Kurnia Puspita diumumkan oleh Juru Bicara KPK Johan Budi di kantor KPK, Selasa (7/5/2013). Dari Tri Kunia, KPK menyita 1 unit mobil Honda Freed, 1 jam Rolex, dan gelang Hermes. Apa hubungan Tri Kurnia dengan Fathanah? KPK menyebut Tri merupakan teman Fathanah.

Septi Sanustika saat diwawancara tim Trans7 mengaku mengenal dengan baik Tri Kurnia. "Dia sahabat saya," kata Septi.

Seperti Septi, Tri juga berprofesi sebagai penyanyi dangdut. Tapi saat manggung, Tri tidak memakai namanya. Dia memiliki nama panggung yang keren: Nia Karina.

Lantas bagaimana perasaan Septi saat mengetahui bahwa Tri Kurnia juga diberi barang-barang berharga oleh suaminya? Septi merasa sakit hati. Dia merasa dirinya ditikam dari belakang oleh sahabatnya sendiri.

Selain nama Septi dan Tri Kurnia, Fathanah juga memiliki hubungan dengan sejumlah perempuan, yaitu Maharany Suciono, Ayu Azhari, dan Vitalia Sesha. Fathanah yang merupakan teman mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ini memberikan sejumlah uang dan barang berharga kepada para perempuan ini.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
63%
Kontra
37%