detikcom

Selasa, 07/05/2013 16:34 WIB

Hadapi Sidang, Hercules akan Didampingi 47 Pengacara

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kasus premanisme dengan tersangka Hercules Rosario Marshal dan 49 orang pemuda anak buahnya di Kembangan, Jakarta Barat telah dinyatakan lengkap. Ada 47 orang pengacara yang akan mendampingi para tersangka dalam pengadilan kelak.

"Empat puluh tujuh pengacara akan mendampingi seluruh tersangka," kata Joao Meco, salah seorang pengacara Hercules di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (7/5/2013).

Dia menegaskan, kliennya selama proses hukum di Polda Metro Jaya sangat kooperatif. Sikap kooperatif ini dipastikan akan berlanjut dalam tahap proses hukum di Kejaksaan dan pengadilan.

"Hercules sangat kooperatif dan siap diadili. Kita tunggu saja nanti persidangannya," tegasnya.

Proses pelimpahan tahap ke dua tersangka Hercules cs ini dilakukan di Mapolda Metro Jaya sore tadi. Berkas 52 tersangka displit menjadi 4 berkas sesuai dengan persangkaan pasal masing-masing tersangka yakni Pasal 214 KUHP, 160 KUHP, 170 KUHP dan Undang-Undang Darurat.

"Untuk Hercules hanya dikenakan Pasal 214, 160 dan 170 KUHP," kata dia.

Meco melanjutkan, untuk selanjutnya, tersangka Hercules cs akan dititipkan di Mapolda Metro Jaya sambil menunggu keputusan jadwal untuk persidangan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%