detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 07/05/2013 16:34 WIB

Hadapi Sidang, Hercules akan Didampingi 47 Pengacara

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kasus premanisme dengan tersangka Hercules Rosario Marshal dan 49 orang pemuda anak buahnya di Kembangan, Jakarta Barat telah dinyatakan lengkap. Ada 47 orang pengacara yang akan mendampingi para tersangka dalam pengadilan kelak.

"Empat puluh tujuh pengacara akan mendampingi seluruh tersangka," kata Joao Meco, salah seorang pengacara Hercules di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (7/5/2013).

Dia menegaskan, kliennya selama proses hukum di Polda Metro Jaya sangat kooperatif. Sikap kooperatif ini dipastikan akan berlanjut dalam tahap proses hukum di Kejaksaan dan pengadilan.

"Hercules sangat kooperatif dan siap diadili. Kita tunggu saja nanti persidangannya," tegasnya.

Proses pelimpahan tahap ke dua tersangka Hercules cs ini dilakukan di Mapolda Metro Jaya sore tadi. Berkas 52 tersangka displit menjadi 4 berkas sesuai dengan persangkaan pasal masing-masing tersangka yakni Pasal 214 KUHP, 160 KUHP, 170 KUHP dan Undang-Undang Darurat.

"Untuk Hercules hanya dikenakan Pasal 214, 160 dan 170 KUHP," kata dia.

Meco melanjutkan, untuk selanjutnya, tersangka Hercules cs akan dititipkan di Mapolda Metro Jaya sambil menunggu keputusan jadwal untuk persidangan.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mei/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%