Detik.com News
Detik.com
Selasa, 07/05/2013 11:28 WIB

Trah Soekarno Perkuat Caleg PDIP Hadapi Pemilu 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Trah Soekarno Perkuat Caleg PDIP Hadapi Pemilu 2014
Jakarta - PDI Perjuangan tak pernah lepas dari trah Soekarno. Di Pemilu 2014 mendatang keturunan Presiden RI pertama, Soekarno, maju sebagai caleg PDIP.

Putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, kembali nyaleg di Pemilu 2014. Puan yang saat ini menjabat sebagai Ketua FPDIP DPR akan nyaleg dengan nomor urut 1 di daerah pemilihan Jateng V yang meliputi Kota Solo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali.

Sementara adik Megawati, Guruh Soekarnoputra, kembali nyaleg dari PDIP. Guruh yang terdaftar sebagai anggota Komisi X DPR periode 2009-2014 ini kembali nyaleg dengan nomor urut 1 di Dapil Jatim I yang meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Putri Guntur Soekarnoputra, Puti Guntur Soekarno, nyaleg dengan nomor urut 2 di dapil Jabar X. Puti saat ini terdaftar sebagai anggota Komisi X DPR.

Sementara suami Megawati, Taufiq Kiemas, tak lagi nyaleg. Ketua MPR RI ini mewakilkan kepada adiknya, Nazaruddin Kiemas menjadi caleg. Nazaruddin menjadi caleg PDIP nomor urut 1 dari dapil Sumsel I.

Selama ini trah Soekarno mulus melenggang ke Senayan. Apakah trah Soekarno akan kembali beruntung dan duduk di kursi DPR, menjadi simbol PDIP di Senayan di Pemilu 2014 mendatang?


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%