detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 07/05/2013 09:02 WIB

2 Roket Ditembakkan dari Suriah ke Israel

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Tel Aviv - Ketegangan antara Israel dan Suriah kian meningkat. Dua roket ditembakkan dari Suriah dan jatuh di wilayah Golan Height yang diduduki Israel. Tidak ada korban jiwa akibat serangan yang terjadi beberapa hari setelah serangan udara Israel ke Suriah.

Juru bicara militer Israel menyatakan, roket tersebut jatuh dan meledak di sebuah lapangan yang ada di dekat garis gencatan senjata di wilayah Golan bagian selatan. Tidak diketahui pasti siapa yang melancarkan roket ini.

Seperti dilansir AFP, Selasa (7/5/2013), Israel menduga roket ini berkaitan dengan situasi yang tengah terjadi di Suriah. Israel meyakini, roket ini tidak ditargetkan langsung ke wilayahnya.

"Militer Israel menyisir lokasi jatuhnya roket dan memberitahu pasukan PBB yang ada di Golan," ucap juru bicara militer Israel yang enggan disebut namanya tersebut.

Serangan roket ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara kedua negara, terutama pasca serangan-serangan udara Israel ke wilayah Damaskus, Suriah pada Jumat (3/5) dan Minggu (5/5) kemarin.

Suriah dengan terang-terangan menuding Israel sengaja menyatakan deklarasi perang terhadapnya. Suriah bahkan menegaskan akan melakukan serangan balasan.

Menanggapi pernyataan Suriah tersebut, Israel belum secara resmi membenarkan serangan udara tersebut dilakukan olehnya. Meskipun anggota parlemen senior Israel, Tzachi Hanegbi telah mengomentari isu tersebut.

Hanegbi yang juga orang kepercayaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ini menegaskan, segala macam aktivitas yang dilakukan pihaknya di Suriah tidak bertujuan untuk melengserkan rezim Presiden Bashar al-Assad. Melainkan ditujukan bagi kelompok Hizbullah yang dicurigai akan menggunakan senjata kimia Suriah.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%