detikcom
Selasa, 07/05/2013 06:07 WIB

Suap Impor Sapi

Mengenal Vitalia Lebih Dekat, Model Seksi Teman Ahmad Fathanah

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Andry Novelino (male.detik.com)
Jakarta - Nama Vitalia Shesha, seorang model majalah dewasa menjadi bahan perbincangan setelah disebut dekat dengan tersangka kasus korupsi suap sapi impor, Ahmad Fathanah. Sebuah mobil Honda Jazz berwarna putih, jam tangan mewah dan sejumlah uang disita dari perempuan cantik ini.

Siapa sebenarnya Vitalia? Vitalia sempat diwawancarai oleh male.detik.com edisi April 2013. Pada wawancara tersebut, vita mengaku menyenangi dunia modeling, berencana membuat album dam menyukai pria bertipe bad boy.

"Aku sebenarnya lebih menyukai pekerjaan seperti ini, karena tidak terlalu menguras tenaga ketimbang stripping sinetron” kata Vitalia beberapa waktu lalu.

Lalu bagaimana hubungan Vitalia dengan Fathanah? berdasarkan informasi yang didapat, Fathanah bertemu pertama kali dengan Vitalisa pada November 2012. Namun, tidak diketahui dalam acara apa mereka bertemu.

"Vitalia mengaku pernah diberi Honda Jazz, kemudian jam tangan. Kalau soal uang memang pernah diberikan," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Senin (6/5) kemarin.

Kepada penyidik KPK, Vitalia mengaku hanya sebatas teman dengan Fathanah. "Dia mengaku teman," ucap Johan.

Fathanah adalah tersangka dugaan suap impor daging sapi dan kasus pencucian uang. Orang yang diduga kepercayaan Luthfi Hasan Ishaaq itu kini mendekam di Rutan KPK. KPK sudah melakukan beberapa penyitaan terkait aset Fathanah.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fiq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%