detikcom
Senin, 06/05/2013 01:20 WIB

Aktivitas Gempa Gunung Papandayan Terus Meningkat

Mansyur Hidayat - detikNews
Garut, - Sejak dinaikan statusnya dari waspada menjadi siaga siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB, oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) aktivitas gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (4/5) malam ini masih menunjukan peningkatan aktivitasnya.

Pos pengamatan gunung Papandayan, mencatat dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, terjadi gempa tektonik lokal mencapai 109 kali, gempa vulkanik A sebanyak 18 dan vulkanik B sebanyak 61 kali.

"Kegempaannya naik walaupun masih sedikit," ujar Momon, petugas Pos pengamatan gunung Papandayan, Minggu (5/5/2013) kepada wartawan.

Lanjutnya, untuk suhu kawah sendiri, hingga saat ini masih terpantau relatif sama seperti sebelumnya.

"Kalau suhu kawah masih seperti kemarin-kamarin," ungkapnya.

Diungkapkan Momon, catatan kegempaan yang terjadi sejak pukul 00.00 WIB sampai Minggu pagi pulul 06.00 WIB, terjadi 60 kali gempa tektonik lokal dan 10 kali gempa vulkanik B, menjelang siang hingga pukul 10.35 WIB, tercatat gempa tektonik lokal mencapai 40 kali dan 8 kali gempa vulkanik dangkal.

"Sejak tanggal 1 hingga 5 Mei, telah terjadi 131 gempa vulkanik dangkal, 22 kali gempa vulkanik dalam, 249 gempa tektonik lokal dan 10 gempa tektonik jauh, " pungkasnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%