Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 04/05/2013 13:44 WIB

Buruh yang Disekap di Pabrik Kuali Pernah Disiram Air Panas

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Polisi menggelar rekonstruksi kasus penyekapan dan penyiksaan buruh di pabrik kuali yang terletak di Tangerang. Dari 83 adegan rekonstruksi tersebut terungkap majikan pabrik itu pernah menyundut rokok dan menyiram air panas pada para buruh.

"Tersangka Tedi Sukarno (35) telah melakukan kekerasan fisik terhadap 16 buruh dengan cara memukul , menampar, menendang, menyundutkan rokok dan menyiram air panas." kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Kompol Shinto Silitonga keapda detikcom, Sabtu (4/5/2013).

Shinto mengatakan tiga tersangka lainnya Yuki Irawan (41), Sudirman (34) dan Nurdin (25) juga kerap melakukan pemukulan dan tindak kekerasan kepada para buruh. "Mereka juga sering menampar dan memukul para buruh," katanya.

Shinto mengatakan pemukulan sudah sejak terjadi sejak para buruh bekerja di pabrik tersebut. Rekonstruksi ini berlangsung dari 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB di halaman Polresta Tangerang.

Polisi menggerebek pabrik itu pada Jumat (3/5) lalu. Saat penggerebekan para buruh mengenakan pakaian yang sudah tidak layak, serta kondisi badan buruh nampak tidak sehat dan juga tidak terawat, rambut coklat, kelopak mata gelap, berpenyakit kulit seperti kurap dan gatal-gatal. Polisi kemudian mengamankan 25 buruh, 5 mandor, dan pemilik pabrik berinisial JK serta istrinya dan Kepada Desa Lebak Wangi ke Polresta Tangerang untuk dimintai keterangan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%