Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 04/05/2013 13:19 WIB

Imigrasi Buru 25 Imigran yang Kabur dari Rudenim Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Imigrasi Buru 25 Imigran yang Kabur dari Rudenim Medan Para imigran di Rudenim Medan (detikcom/Khairul)
Medan - Kantor imigrasi Medan, Sumatera Utara (Sumut) disibukkan dengan pengejaran 25 imigran yang kabur dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan. Koordinasi dengan sejumlah pihak pun dilakukan terkait pengejaran ini, namun belum membuahkan hasil.

"Koordinasi kita lakukan dengan banyak berbagai pihak, termasuk dengan Angkatan Laut untuk membantu mencari mereka," ujar Plh Kepala Rudenim Medan, Yusup Umardani kepada wartawan, Sabtu (4/5/2013).

Para imigran yang kabur itu berasal dari berbagai negara. Imigran asal Srilanka sebanyak 14 orang, Bangladesh 4 orang, Afganistan 2 orang, Pakistan 2, dan Iran 2 orang.

Disebutkan Yusup, para imigran itu kabur pada Jumat (4/5/2013) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB. Mereka menggunakan sarung untuk turun dari lantai dua, setelah berhasil menjebol teralis. Setelah keluar dari pagar Rudenim yang berada di Jalan Selebes, Belawan, Medan, para imgran tersebut menaiki angkutan umum yang mereka jumpai di jalan.

Petugas imigrasi yang mengetahui kejadian ini, berhasil menangkap 4 imigran yang rencananya ikut kabur. Saat ini mereka sedang diperiksa lebih lanjut.

"Imigran yang berhasil diamankan itu, di antaranya imigran asal Iran, mereka sekarang kita tempatkan di ruang isolasi," tandas Yusup.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/nvc)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%