detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 04/05/2013 11:39 WIB

Pesawat Latih Kecelakaan di Lapangan Terbang Pondok Cabe

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Sebuah peswat latih kecelakaan di lapangan terbang Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Sampai saat ini pesawat yang mengalami kecelakaan itu masih berada di lapangan terbang Pondok Cabe.

"Ini jenis pesawat latih dengan nomor registrasi L 0108 berjenis Husky," kata Kepala Puskom Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan kepada detikcom, Sabtu (4/5/2013).

Bambang mengatakan pesawat itu kemungkinan digunakan oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). "Ini sepertinya mereka yang menggunakan," katanya.

Bambang mengatakan belum mendapatkan informasi lengkap mengenai penyebab kecelakaan tersebut. "Mengenai penyebabnya kita belum dapat laporan lengkapnya," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nal/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%