Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 04/05/2013 08:12 WIB

3 Kali Bertemu Fathanah, Ayu Azhari Selalu Pulang Diamplopi Uang

Fajar Pratama - detikNews
3 Kali Bertemu Fathanah, Ayu Azhari Selalu Pulang Diamplopi Uang
Jakarta - Ayu Azhari mengakui pernah mendapatkan uang dari tersangka kasus suap impor daging Ahmad Fathanah. Sang artis pernah tiga kali bertemu dengan Fathanah, dan setiap pulang selalu diberi uang.

"Ada tiga kali pertemuan, setiap pulang Ayu itu selalu diamplopi uang," ujar kuasa hukum Ayu, Fahmi Bachmid Jumat (3/5/2013) malam.

Pertemuan tersebut dilakukan di tiga tempat berbeda antara lain Plaza Indonesia, Pacific Place dan Pasar Festival. Pertama sebesar 800 dolar AS, tahap kedua sebesar 1.000 dolar AS dan tahap ketiga sebesar Rp 10 juta.

Pemberian uang dalam tiga tahap ini diberikan secara tunai oleh Fathanah. Dalam pertemuan itu, kata Fachmi, Fathanah mengajak Ayu untuk tampil dalam acara Pilkada yang akan dilakukan oleh seorang kader PKS.

"Dalam pertemuan itu, Ayu tak sendiri mengajak anak. Pertemuan juga dilakukan ramai-ramai, berempat atau berberapa," ujar Fahmi.

Selain tiga tahap pemberian itu, ada juga pemberian yang dilakukan secara transfer ke anak Ayu Azhari, sebesar Rp 10 juta. Total pemberian uang ini dilakukan selama empat kali pertemuan di beberapa tempat seperti di Plaza Senayan dalam jangka waktu antara 4-9 Desember 2012.

"Jadi bukannya kita tidak mau menjelaskannya. Ayu sudah menjelaskan semuanya dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Saya sudah suruh (Ayu) ngecek lagi apa ada lagi dari Fathanah, kalau ada nanti di-print out untuk diserahkan kepada KPK," kata Fahmi.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/rni)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%