detikcom
Sabtu, 04/05/2013 04:01 WIB

Setelah KPK Mengumumkan, Ayu Azhari pun Akui Terima Uang dari Fathanah

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Ayu Azhari yang sejak awal bersikukuh tidak menerima uang sepeserpun dari Ahmad Fathanah akhirnya bicara blak-blakan. Setelah KPK memberi penjelasan lebih dulu, pihak Ayu Azhari mengakui pernah menerima uang dari tersangka kasus suap impor daging itu.

"Jadi memang betul ada penerimaan uang. Kami memang menunggu KPK untuk mengumumkan terlebih dahulu. Bukan menyembunyikan, bukan," kata kuasa hukum Ayu, Fahmi Bachmid Jumat (3/5/2013) malam.

KPK pada Jumat malam tadi menyatakan Ayu dalam pemeriksaan menyerahkan uang senilai Rp 20 juta dan US$ 1.800. Uang tersebut diterima oleh Ayu dari Ahmad Fathanah.

"Penyerahan kepada penyidik itu atas inisiatif Ayu sendiri. Kami menunggu mengumumkan karena ini kan sudah substantif, KPK lebih berhak," kata Fahmi.

Uang tersebut diterima Ayu dalam empat tahap. Fahmi menjelaskan, pemberian uang itu terdiri dari pemberian pertama sebesar 800 dolar AS, tahap kedua sebesar 1.000 dolar AS dan tahap ketiga sebesar Rp 10 juta. Pemberian uang dalam tiga tahap ini diberikan secara tunai oleh Fathanah.

Sedangkan pada pemberian terakhir sebesar Rp 10 juta, Fathanah mengirimkannya melalui rekening salah seorang anak Ayu Azhari. Pemberian uang ini dilakukan selama empat kali pertemuan di beberapa tempat seperti di Plaza Senayan dalam jangka waktu antara 4-9 Desember 2012.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rni/fjp)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
MustRead close