detikcom
Jumat, 03/05/2013 20:56 WIB

PKS: Ayu Azhari Tak Pernah Hadir di Acara Kami

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sesuai dengan pernyataan Ayu Azhari, KPK menyatakan Ayu pernah diajak Ahmad Fathanah untuk tampil dalam suatu acara yang diselenggarakan PKS. Partai dakwah ini membantah.

"Saya mewakili PKS membantah dan protes. Ayu Azhari tidak pernah hadir sekalipun di acara PKS," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Jumat (3/5/2013).

Mardani menyatakan Ahmad Fathanah tidak pernah terdaftar dalam struktur PKS. Oleh karena itu pernyataan Fathanah, kata Mardani, sama sekali tidak bisa dijadikan patokan.

"Ahmad Fathanah itu bukan kader dan bukan pengurus. Pernyataan dia ataupun Ayu tidak bisa dinisbatkan begitu saja," ujar Mardani.

Menurut Mardani ika ada acara pilkada -- seperti yang dituturkan Ayu -- maka acara tersebut diurusi sendiri oleh calon yang hendak maju. Partai sama sekali tidak tahu menahu.

"Kalau dalam Pilkada itu, partai tidak tahu menahu," kata Mardani

Sebelumnya Jubir KPK Johan Budi mengumumkan, artis Ayu Azhari mengembalikan uang. Nilainya Rp 20 juta dan US$ 1.800. Johan mengatakan, berdasarkan pengakuan Ayu ke penyidik, uang itu diterimanya terkait dengan acara PKS.

"Mengenai pengembalian itu inisiatif sendiri atau diminta penyidik nanti saya cek. Uang itu uang panjer. Memang acaranya berkaitan dengan PKS," jelas juru bicara KPK Johan Budi di KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/5/2013).


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%