detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 03/05/2013 20:56 WIB

PKS: Ayu Azhari Tak Pernah Hadir di Acara Kami

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sesuai dengan pernyataan Ayu Azhari, KPK menyatakan Ayu pernah diajak Ahmad Fathanah untuk tampil dalam suatu acara yang diselenggarakan PKS. Partai dakwah ini membantah.

"Saya mewakili PKS membantah dan protes. Ayu Azhari tidak pernah hadir sekalipun di acara PKS," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Jumat (3/5/2013).

Mardani menyatakan Ahmad Fathanah tidak pernah terdaftar dalam struktur PKS. Oleh karena itu pernyataan Fathanah, kata Mardani, sama sekali tidak bisa dijadikan patokan.

"Ahmad Fathanah itu bukan kader dan bukan pengurus. Pernyataan dia ataupun Ayu tidak bisa dinisbatkan begitu saja," ujar Mardani.

Menurut Mardani ika ada acara pilkada -- seperti yang dituturkan Ayu -- maka acara tersebut diurusi sendiri oleh calon yang hendak maju. Partai sama sekali tidak tahu menahu.

"Kalau dalam Pilkada itu, partai tidak tahu menahu," kata Mardani

Sebelumnya Jubir KPK Johan Budi mengumumkan, artis Ayu Azhari mengembalikan uang. Nilainya Rp 20 juta dan US$ 1.800. Johan mengatakan, berdasarkan pengakuan Ayu ke penyidik, uang itu diterimanya terkait dengan acara PKS.

"Mengenai pengembalian itu inisiatif sendiri atau diminta penyidik nanti saya cek. Uang itu uang panjer. Memang acaranya berkaitan dengan PKS," jelas juru bicara KPK Johan Budi di KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/5/2013).


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fjp/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%