detikcom
Jumat, 03/05/2013 01:48 WIB

Warga Sering Lihat Mobil Box Singgahi Rumah Terduga Teroris di Jl Bangka

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Rumah terduga teroris yang digrebek polisi di Jalan Bangka II F, Kemang, Jakarta Selatan, kerap didatangi teman-temannya yang mengendarai mobil box. Tetapi karena berkedok jualan galon, warga tidak menaruh curiga.

"Mereka sering didatangi teman-temannya, mereka yang datang bawa mobil box," ujar Ketua RW setempat Diki, di lokasi, Jalan Bangka II F, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2013).

Diki mengatakan daerah tersebut merupakan daerah kost-kostan sehingga pihak RW dan Pihak RT kesulitan untuk mendeteksi siapa saja warga baru yang bermukim di daerah tersebut.

"Menurut keterangan warga, dua orang yang ditangkap baik-baik saja," jelasnya.

Rumah tersebut, lanjut Diki diisi oleh 4 orang. Namun Diki tidak mengenal siapa-siapa saja yang tinggal di rumah yang dijadikan tempat perakitan bom tersebut.

"Yang tinggal di situ 4 orang, 2 laki-laki dewasa, 1 anak kecil dan 1 perempuan," tuturnya.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%