detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 01/05/2013 07:34 WIB

Uang Palsu Eyang Aswong

Nuriyah Sebar Janji Bisa Tarik Harta Karun

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Pemalsu uang jaringan Eyang Aswong diciduk Polres Bogor. Sayangnya, Eyang Aswong buron. Hanya Nuriyah saja yang disebut sebagai teman dekat Aswong yang jadi tersangka.

"Ini modusnya penggandaan. Jadi katanya bisa narik harta karun tempo dahulu, zaman Soekarno" kata Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (1/5/2013).

Nuriyah dalam menjalankan modusnya, menyebar janji. Bagi siapa yang mau memberi mahar, maka akan mendapatkan uang berlipat-lipat. Dengan praktek ala dukun Eyang Aswong, uang akan ditarik dari alam gaib.

"Ini ada ritual-ritual," imbuhnya.

Nuriyah dan Eyang Aswong diduga berpraktek sejak 2012 lalu. Tak sedikit korban yang ditipu keduanya. Nuriyah diamankan pada akhir pekan lalu di rumahnya. Polisi mengungkap kasus ini dari laporan orang yang pernah bekerja di rumah Nuriyah.

Orang itu mengadu ke polisi karena dibayar dengan uang palsu. Polisi lalu melakukan penggerebekan dan mendapatkan bukti uang palsu Rp 1,2 triliun.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%