detikcom
Senin, 29/04/2013 22:50 WIB

Kapal Tongkang Meledak di Perairan Laut di Kaltim, 5 Orang Hilang

Robert - detikNews
Foto: Polres Kutai Timur (istimewa)
Samarinda - Kapal tongkang Soya 3 pengangkut BBM jenis solar, meledak di perairan laut lepas sekitar Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Lima orang yang melompat ke laut usai kejadian masih dalam pencarian.

Keterangan diperoleh detikcom, kapal tongkang milik PT SAP yang datang dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (28/4) malam kemarin sekitar pukul 21.45 WITA. Tongkang tersebut melabuh jangkar dengan jarak 2-3 mil dari Pelabuhan Marinet Tanjung Bara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), usai melakukan bongkar muat 3.200 ton solar untuk keperluan operasional PT KPC, sekitar pukul 11.00 WITA siang tadi.

Tongkang yang melabuh jangkar itu juga tengah menunggu sejumlah ABK rekan mereka, setelah sebelumnya sempat meninggalkan tongkang menuju kota Sangatta untuk berbelanja keperluan sehari hari.

"Sekitar pukul 15.22 WITA, tongkang meledak dan suara ledakannya terdengar hingga radius 10 km. Ledakan menyambar kapal tugboat Arya Candra yang berada di sebelah kiri tongkang akhirnya ikut terbakar," kata Kapolres Kutai Timur AKBP Budi Santosa, ketika dihubungi detikcom, Senin (29/4/2013) malam.

Sebelum kejadian ledakan dari atas tongkang itu, ada 15 orang pekerja yang berada di atas tongkang dan tugboat. Usai menerima laporan, tim SAR gabungan dari Basarnas, Lanal Sangatta yang dipimpin langsung Danlanal Sangatta Letkol Pelaut Sigit, Polair Polda Kaltim, Polres Kutai Timur, serta PT KPC, bergegas mendatangi lokasi kejadian.

"Saya di lokasi, ada 5 orang yang berhasil dievakuasi, 1 di antaranya luka bakar serius. Lima orang masih berada di darat untuk membeli keperluan sehari-hari itu dan ada 5 orang yang melompat ke laut" ujar Budi.

"Sampai dengan pukul 17.45 WITA petang tadi, kobaran api berhasil dipadamkan dengan bantuan tugboat lain yang ada di sekitarnya. Lima orang pekerja yang melompat ke laut itu tidak kunjung muncul ke permukaan dan masih dalam pencarian," tambah Budi.

Dijelaskan Budi, 5 korban selamat yang dievakuasi menjalani perawatan medis di klinik PT KPC. Namun seorang di antaranya awak kapal tugboat, Jemmy, harus dirujuk ke RS PKT Bontang, lantaran menderita luka bakar yang cukup serius.

"Kami minta keterangan korban selamat yang berada dalam perawatan medis sebagai saksi. Sedangkan 5 orang lainnya yang melompat ke laut, masih dalam pencarian," tutupnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%