detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 29/04/2013 10:18 WIB

Ujian Nasional dan Faktanya

Rudy Cahyadi - detikNews
Halaman 1 dari 4
Jakarta - Ujian nasional bukanlah hal yang asing lagi dalam dunia pendidikan Indonesia. Sebagai salah satu program kerja pemerintah, ujian nasional diadakan untuk menjadi tolak ukur kemampuan siswa terhadap pendidikan yang mereka jalankan.

Lewat ujian nasional, kemampuan siswa terhadap mata pelajaran yang sudah dipelajari selama masa pendidikan dapat terlihat, apakah sudah berhasil dikuasai atau belum. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa berhasilnya ujian nasional seorang siswa menandakan keberhasilan pendidikan yang diberikan para guru.

Melalui persentase kelulusan siswanya maka efektifitas kegiatan belajar mengajar masing-masing sekolah dapat dievaluasi oleh pemerintah.

Prestasi siswa melalui nilai-nilai ujian nasional dan nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik menunjukkan semakin meninggkatnya kualitas pendidikan di Indonesia.

Penundaan ujian nasional (UN), kurangnya berkas-berkas ujian menjadi fakta-fakta suram yang menghiasi ujian nasional Sekolah Lanjutan Tingkat Atas/ Sekolah Menengah Atas (SLTA/SMA) dan yang sederajat pada saat ini.

Bahkan penundaan jadwal ujian ini terjadi pada 11 provinsi di Indonesia. Fakta-fakta yang tersaji tersebut merupakan kondisi nyata yang dihadapai pasa masa ujian nasional tahun 2013 ini.

Berbagai kekhawatiran bermunjulan dalam merespon fenomena-fenomena tersebut, salah satunya adalah kekhawatiran terhadap bocornya soal dan jawaban ujian nasional akibat belum diterimanya berkas soal-soal ujian nasional tepat pada jadwal ujian nasional SLTA/SMA yang telah ditetapkan, yaitu tanggal 15 April 2013.Next

Halaman 1 2 3 4

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(wwn/wwn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .


Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Opini Terbaru Indeks Opini ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%