Detik.com News
Detik.com
Minggu, 28/04/2013 13:03 WIB

Segudang Caleg Artis Hanya Jadi Pendulang Suara di Pemilu 2014

Ferdinan - detikNews
Segudang Caleg Artis Hanya Jadi Pendulang Suara di Pemilu 2014 Desy Ratnasary, caleg PAN
Jakarta - Keberadaan caleg artis yang maju di Pemilu 2014 diyakini tidak akan membawa perubahan perbaikan kinerja DPR. Parpol sengaja menyodorkan artis demi meraup perolehan suara.

"Partai pragmatis untuk mendulang suara yang besar. Artis-artis yang populer dipakai untuk menghasilkan suara yang besar dan kursi di DPR," kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formapi) Sebastian Salang dalam jumpa pers di kantor sekretariat Formapi di Matraman, Jakarta Timur, Minggu (28/4/2013).

Sebastian mengkritik kebanyakan artis caleg yang diajukan, minim kompetensi terhadap tugas DPR yakni anggaran, legislasi dan pengawasan. Dengan kualitas minim, tentu sulit mengharapkan kinerja optimal anggota dewan berlatar keartisan.

"Mayoritas artis direkrut tanpa melalui pembinaan parpol, meski ada beberapa yang sudah membina diri sejak lama di parpol," sebutnya.

Dari catatan Formapi, hanya PKS, PKPI dan PBB yang tidak menyodorkan artis sebagai calegnya. Sementara partai lain utamanya PAN paling banyak menyodorkan artis. PDIP memiliki 5 artis, Demokrat (5), Golkar (3), PAN (9), PKB (7), Gerindra (9), Hanura (3), Nasdem (6) dan PPP dengan 4 caleg artis.

"Parpol merekrut artis sebanyak-banyaknya tapi mereka akhirnya kebingungan saat terpilih," imbuh Sebastian.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
MustRead close