Minggu, 28/04/2013 08:38 WIB

Tukang 'Bank Keliling' di Pasar Kemis Ditemukan Tewas Telanjang

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Sesosok mayat menggegerkan warga sekitar Perum Puri Jaya, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (27/4/2013) malam tadi. Mayat yang ditemukan tanpa busana itu diduga korban pembunuhan.

Kapolsek Pasar Kemis Kompol Afroni S saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Afroni menyebut, identitas korban diketahui bernama Amran Marbun alias Joker (20), warga Pasar Kemis.

"Dia pekerjaannya sebagai bank keliling, meminjamkan uang ke warga. Dia masih lajang," kata Afroni saat dihubungi detikcom, Minggu (28/7/2013).

Mayat Amran ditemukan warga pada Sabtu (27/4/2013 )sekitar pukul 23.00 WIB. Warga yang melintas lahan kosong di Perum Puri Jaya terkagetkan saat melihat mayat yang sudah terbujur kaku itu.

Saat ditemukan, kondisi mayat penuh luka lebam di bagian wajahnya. Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada aparat Polsek Pasar Kemis. Polisi kemudian melakukan identifikasi, lalu mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Tangerang.

Afroni mengatakan, pihaknya mencurigai kematian korban yang tidak wajar karena adanya luka-luka pada wajah korban. Dan dari hasil visum diketahui bahwa luka lebam tersebut akibat pukulan benda keras.

"Korban diduga dibunuh. Saat ini kita sedang mencari pelakunya," kata Afroni.

Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Dari keterangan saksi ini, pihak kepolisian menemukan titik terang yang akan memandu pada pelaku pembunuhan tersebut.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mei/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%