detikcom
Sabtu, 27/04/2013 19:36 WIB

Keluar dari Panti Rehab Lido, Raffi Wajib Cek Kesehatan di BNN

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Raffi Ahmad, artis yang menjadi tersangka karena penyalahgunaan dan kepemilikan metilon, keluar dari panti rehabilitasi BNN di Lido, Sukabumi. Namun, Raffi tetap diminta kontrol kesehatannya secara teratur.

"Yang bersangkutan dialihkan dari Lido untuk dipantau di luar Lido, dengan catatan diperlukan kontrol kesehatan teratur di tim medis BNN sesuai prosedurnya," kata sumber internal BNN, saat dikonfirmasi, Sabtu (27/4/2013).

Meski dinyatakan tidak lagi direhabilitasi di dalam panti rehabilitasi BNN, proses hukum artis yang tengah moncer ini tetap berjalan.

"Proses hukum masih berjalan, masih proses hukum dalam kendali penyidiknya," ujar sumber itu.

Apakah tetap diperbolehkan beraktifitas seperti biasa, sementara proses hukum masih menunggu P21?

"Itu nanti ada prosedurnya," tutup sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Sumber lainnya menyebutkan, Raffi telah berada di BNN sekitar pukul 17.30 WIB. Tim dari BNN menjadwalkan gelar konferensi pers terkait hal tersebut.

Raffi ditangkap tim BNN bersama 16 orang rekannya pada tanggal 27 Januari 2013 lalu. Raffi ditangkap di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ia dipindahkan ke Lido pada 18 Februari 2013 silam. Raffi dinyatakan positif mengkonsumsi zat metilon yang diketahui memiliki efek samping adiktif, sama dengan sabu atau heroin.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ahy/mpr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%