Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 27/04/2013 16:01 WIB

Imbas Pameran Inacraft, Lalin Semanggi ke Senayan Padat

Prins David Saut - detikNews
Imbas Pameran Inacraft, Lalin Semanggi ke Senayan Padat Foto: Ilustrasi
Jakarta - Pameran kerajinan tangan atau Inacraft di Jakarta Convention Centre (JCC) dipenuhi banyak pengunjung. Akibatnya, lalu lintas di Jalan Gatot Subroto ke arah Senayan sangat padat.

"Semanggi ke arah Senayan padat, karena ada acara pameran di JCC," kata petugas TMC Polda Metro Jaya, Aiptu Kusno, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (27/4/2013).

Sementara di ruas jalan yang sama namun ke arah Slipi ramai lancar, dan lalu lintas dari Senayan ke arah Jalan Pattimura dan Jalan Iskandar terpantau ramai.

"Titik kepadatan dari depan Jalan Taman Ria arah ke Jalan Gerbang Pemuda. Sampai saat ini masih berlangsung pengunjung yang masuk parkiran pameran," ujar Kusno.

Sementara untuk mengurai arus lalu lintas tersebut, polisi lalu lintas berupaya menggunakan sistem buka tutup di bawah fly over Jalan Taman Ria dan Pintu 7 Senayan. Direncanakan pula pengalihan lalu lintas melalui Jalan Gelora ke Pintu 7 Senayan.

"Pakai sistem buka tutup. Kalau masih padat nanti diarahkan ke Jalan Gelora, baru diarahkan ke arah Pintu 7 depan kawasan Jalan Taman Ria Senayan," ujar Kusno.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
MustRead close