Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 27/04/2013 07:01 WIB

Hitam-Putih Perjalanan Hidup Uje Hingga 'Jatuh Tempo' dari Atas Moge

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Hitam-Putih Perjalanan Hidup Uje Hingga Jatuh Tempo dari Atas Moge
Jakarta - Jefri Al Buchori, ustad muda yang begitu akrab muncul di layar kaca itu kini telah tiada. Insiden kecelakaan tunggal dari atas motor gede menutup perjalanan 'hitam putih' kisah hidupnya.

Selama masa hidupnya, pria yang akrab disapa Uje itu sempat mencicipi hitam putih kehidupan sebelum akhirnya dikenal sebagai dai kondang. Siapa sangka dia sebelum menjadi ustad dia sempat terjebak ke dalam dunia hitam.

Besar di keluarga yang taat agama, anak dari pasangan M.Ismail Modal dan Tatu Mulyana itu dididik secara disiplin untuk mendalami Islam. Saat masih duduk di sekolah dasar, ia pun sudah memperlihatkan tanda-tanda 'kelebihannya' di bidang agama. Saat kelas 5, Uje mengikuti MTQ, dan anak ketiga dari lima bersaudara ini berhasil meraih juara pertama.

Namun masa kelam dilaluinya ketika ia mulai masuk SMA di pesantren. Mengikuti arus pergaulan bebas, Uje sempat terjerembab dalam obat-obatan terlarang. Ia pun keluar dari pesantren dan berpindah-pindah sekolah. Namun, tetap Uje sering absen dan menghabiskan banyak waktunya di diskotek semalam suntuk.

Titik balik hidupnya muncul ketika ia pulang umroh dari Tanah Suci Mekah pada 1994. Pria kelahiran 12 April 1973 itu pun bertobat. Momen ketika ayahnya meninggal juga semakin menyadarkan Uje untuk kembali ke jalan yang benar. Kembali mendalami agama, ia pun perlahan merintis karier sebagai penceramah.

Selama menjadi pendakwah, karier suami dari Pipik Dian Irawati itu juga tak selalu mulus. Ia pernah ditolak mengisi ceramah di beberapa tempat karena masa lalunya sebagai pecandu narkoba.

Lambat laun, kepiawaian dan keluwesab Uje dalam berceramah mampu merangkul masyarakat dari banyak kalangan. Mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu. Aktif menjadi pendakwah sejak 2000, Uje dikenal sebagai Ustad Gaul. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/rni)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%